"Cici" Sri Sumarni

Live life for a life. Love for love itself

Oh… Paulo Coelho

Beberapa tahun ini membaca buku non-fiksi terasa begitu berat, malas, dan sering hilang konsentrasi. Disaat badan dan pikiran lelah oleh aktivitas sehari-hari terasa semakin malas membaca buku-buku non-fiksi. Meninggalkan buku sama sekali rasanya kok ya saya ini jadi orang “bodoh”, kapan bisa berkembang kalo ga mau baca. Well, novel jadi andalan saya untuk tetap membaca, mengisi waktu dan ruang-ruang kosong otak saya.

Awalnya saya mencoba melahap beberapa genre novel, kesini-kesini hanya ada beberapa genre novel yang saya ikuti. Beberapa penulis yang karyanya sudah saya baca dan cukup memikat hati saya antara lain “Dee” Dewi Lestari, Djenar Maesa Ayu, Ayu Utami, Nova Riyanti Yusuf, Andrea Hirata, dan Paulo Coelho (dah kelihatan kan apa yang saya baca).

Diperkenalkan oleh seorang teman dengan karya populer Coelho “Alkemis”, saya belum begitu menggilai karya-karya Coelho. Waktu itu, saat di sebuah toko buku saya menenukan “Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis” karena harga murah dan teringat kaya Coelho pertama saya langsung membelinya. Dan wooow…. saya jadi tergila-gila pada Coelho, berniat membaca dan memiliki semua karyanya.

Ini dia karya-karya Coelho:

  1. O Alquimista (Sang Alkemis) (1988)
  2. Brida (1990);
  3. O Dom Supremo (The Gift) (1991);
  4. As Valkírias (The Valkyries) (1992);
  5. Maktub dan Na margem do rio Piedra eu sentei e chorei (Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis) (1994);
  6. O Monte Cinco (Gunung Kelima) (1996);
  7. Letras do amor de um prophet (Love Letters from a Prophet) (1997);
  8. Manual do guerreiro da luz (The Manual of the Warrior of Light) (1997);
  9. Veronika decide morrer (Veronika Memutuskan Mati) (1998);
  10. Palavras essenciais (Essential Words) (1998),
  11. O Demônio e a srta Prym (Iblis dan Nona Prym) (2000);
  12. Histórias para pais, filhos e netos (Fathers, Sons and Grandsons) (2001);
  13. Onze Minutos (Sebelas Menit) (2003);
  14. O Gênio e as Rosas (The Genie and the Roses) (2004);
  15. E no sétimo dia (And on the Seventh Day) (2004),
  16. O Zahir (Zahir) (2005);
  17. Caminhos Recolhidos (Revived Paths) (2005);
  18. Ser como um rio que flui (Like The Flowing River) (2006);
  19. A Bruxa de Portobello (The Witch of Portobello) (2006);
  20. Vida: Citações selecionadas (Life: Selected Quotations)(2007);
  21. O Vencedor está Só (The Winner Stands Alone) (2008),
  22. O Mago The Wizard (Biografi karya Fernando Morais) (2008).

Sejauh ini saya baru membaca beberapa judul saja, karena belum semua disadur dalam bahas Indonesia. Beberapa judul memiliki karakter yang hampir sama, but well, Coelho dengan gaya berceritanya menjadikan masing-masing karyanya tetap inspiratif.

Advertisements

Single Post Navigation

2 thoughts on “Oh… Paulo Coelho

  1. sebenernya perlu juga sih baca-baca buku yang cukup ringan untuk sekedar me refresh pikiran supaya tidak terlalu penat dengan pekerjaan kantor…

  2. yups tul bgt. ni aj aq lg nungu2 kumcerpen 1perempuan 14laki-laki dari Djenar MA. ga sabar nunggunya, katanya tgl 25 bsk ready stock d smua gramed #narisukaria.
    km sukanya apa ni kalo mo pinjem bt baca2 pas santai dipinggir pantai hehe dmn aja dech 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: